Rombongan Austria Apresiasi Edufarm BUMA Randuagung Malang
BUMA Randuagung menerima kunjungan Ernst Hackl bersama delapan anggota rombongan dari Austria dalam agenda kolaborasi dengan Desa Inggris Singosari untuk mengenal praktik pemberdayaan pemuda dan santri.

Kunjungan Rombongan Austria ke BUMA Randuagung
BUMA Randuagung menerima kunjungan Ernst Hackl bersama delapan anggota rombongan dari Austria dalam agenda kolaborasi dengan Desa Inggris Singosari. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk mengenal praktik pemberdayaan pemuda dan santri melalui pendidikan, peternakan, serta pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Ketertarikan pada Konsep Zero Waste
Rombongan menunjukkan ketertarikan terhadap kegiatan Edufarm yang dikembangkan BUMA Randuagung, terutama penerapan konsep zero waste, pemanfaatan lahan produktif, dan integrasi kegiatan pertanian dengan peternakan. Pendekatan tersebut dinilai relevan dalam membangun kesadaran lingkungan sekaligus mendorong kemandirian generasi muda.
Apresiasi dan Pesan Ernst Hackl
Ernst Hackl mengapresiasi kepedulian pemuda dan santri yang diwujudkan melalui kegiatan nyata. Menurutnya, kesadaran menjaga lingkungan perlu dibagikan kepada masyarakat melalui edukasi dan praktik yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.
"Penting bagi kita untuk memiliki kepedulian terhadap lingkungan, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga membagikannya kepada orang lain. Selain itu, kita perlu memahami siklus kehidupan setiap makhluk hidup dan bagaimana cara mengelolanya dengan baik," demikian pesan Ernst.
Ia juga menekankan pentingnya memahami siklus kehidupan dalam pengelolaan pertanian dan peternakan, termasuk mengoptimalkan limbah organik agar dapat dimanfaatkan kembali sebagai sumber daya yang bernilai guna.
Edufarm sebagai Ruang Belajar Praktis
Bagi BUMA Randuagung, kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan model pembelajaran berbasis praktik. Melalui Edufarm, pemuda dan santri tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga berkesempatan mempelajari proses budidaya, pengelolaan peternakan, serta pemanfaatan sumber daya secara produktif.
Kolaborasi dengan Desa Inggris Singosari turut membuka ruang pertemuan antara pendidikan dan praktik pemberdayaan masyarakat. Ketertarikan rombongan terhadap sektor pendidikan dan peternakan memperlihatkan pentingnya pendekatan pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan dengan pengalaman langsung di lapangan.
Harapan ke Depan
BUMA Randuagung berharap kunjungan ini dapat memperluas pertukaran wawasan dan memperkuat semangat generasi muda dalam mengembangkan pertanian serta peternakan berkelanjutan. Lebih dari sekadar kegiatan kunjungan, Edufarm diharapkan menjadi ruang belajar yang menumbuhkan kepedulian lingkungan, keterampilan, dan kemandirian ekonomi pemuda dan santri.
Tentang Penulis
Ahmad Ali Kaysiey
Ahmad Ali Kaysiey, redaktur Nur Media (via WhatsApp).
Berita Terkait

Daerah
Bin's Decoration Serahkan Komitmen Khidmah Rp2,3 Juta untuk Ansor Banser Randuagung
24 Agustus 2026

Daerah
Naharul Ijtima' Ranting NU Randuagung: Wadah Silaturahmi dan Penguatan Tradisi Ke-NU-an
14 Agustus 2026

Daerah
Haul ke-48 NU Ranting Randuagung, Gelar Khitan Massal untuk 30 Anak
14 Agustus 2026